MK Keperawatan Keluarga adalah mata kuliah terkait pelayanan pada individu dan keluarga secara holistik dan dilaksanakan di tahun ketiga. Pada MK ini mahasiswa akan mempelajari konsep keperawatan keluarga, peran perawat di keluarga, asuhan keperawatan keluarga (pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi) secara holistik sesuai tahap perkembangan keluarga, dan masalah yang terjadi pada keluarga baik fungsi keluarga ataupun tugas perawatan kesehatan keluarga dan penyakit (individu yang sakit). Selain itu, mahasiswa juga akan memperkaya pengetahuan melalui evidenced-based nursingdan practice terkait konsep keperawatan keluarga. Pembelajaran askep dalam MK Keperawatan Keluarga  berbentuk simulasi sehingga mereka mendapatkan gambaran melakukan asuhan keperawatan pada keluarga. Simulasi ini akan membantu mahasiswa memahami perbedaan karakteristik pasien di klinik maupun non klinik (home visit).

Dosen Pengajar:

1.       Agus Warseno, M.Kep(AW)                                    6. Ferianto, M.Kep. (F)

2.       Suwarno, MNS  (SWR)                                             7. Fajriyati Nur Azizah, M.Kep.,Sp.Kep.,J (FA)

3.       Anastasia Suci, MNg  (AS)                                      

4.       Ratna Lestari, M.Kep.Sp.Kep.Kom (RL)            

5.       Dewi Utari, MNS(DU)                       

Fokus mata ajar ini adalah tentang perspektif keperawatan dan konsep perawatan paliatif, etik, kebijakan, teknik menyampaikan berita buruk, komunikator, kebutuhan psikologis pasien paliatif, manajemen nyeri, berbagai macam terapi komplementer, tinjauan agama dan budaya tentang penyakit kronik.

Fokus mata ajar ini adalah pada pemenuhan kebutuhan klien dewasa dengan gangguan sistem muskuloskeletal, integumen, persepsi sensori dan persarafan. Pemberian asuhan keperawatan pada kasus gangguan sistem muskuloskeletal, integumen, persepsi sensori dan persarafan berdasrkan proses keperawatan dengan mengaplikasikan ilmu biomedik seperti biologi, histologi, biokimia, anatomi, fisiologi, patofisiologi, ilmu keperawatan medikal bedah, ilmu penyakit dalam, farmakologi, bedah, nutrisi, dan rehabilitasi. Gangguan dari sistem tersebut, meliputi gangguan peradangan, kelainan degenerative, trauma, yang termasuk dalam 10 kasus terbesar baik lokal, regional, nasional dan international. Lingkup bahasan mulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi asuhan terhadap klien. Intervensi keperawatan meliputi  terapi modalitas keperawatan pada berbagai kondisi termasuk terapi komplementer serta intervensi dan penanganan serta rujukan di Sistem Pelayanan Kesehatan Primer. Proses pembelajaran dilakukan melalui kuliah pakar, collaborative learning (CL), belajar berdasarkan kasus dan praktik laboratorium


Fokus mata kuliah ini membahas tentang konep dasar kesehatan dan keperawatan komunitas, program-program kesehatan/kebijakan pemerintah dalam menanggulangi masalah kesehatan prioritas di Indonesia, asuhan keperawatan komunitas dan pembahasan yang terkait isu dan kecenderungan masalah kesehatan komuntas. Mata kuliah ini berguna dalam memahami konsep dasar keperawatan komunitas dan berbagai area khusus dalam keperawatan komunitas terutama terkait dengan masalah kesehatan yang lazim terjadi di Indonesia, dan memahami mekanisme jaminan layanan keperawatan komunitas, serta issue/kecenderungan yang terjadi; dana tau prasyarat untuk mengikuti mata kuliah keperawatan komunitas II. Pengamalan belajar meliputi lecture, diskusi (SGD), PjBl, pembahasan kasus dan praktikum.

Mata kuliah Keperawatan Jiwa II merupakan lanjutan dari mata kuliah Keperawatan Jiwa I. Mata kuliah ini membahas tentang asuhan keperawatan pada klien yang mengalami gangguan jiwa. Recovery dari gangguan jiwa dengan pendekatan holistik dan person-centered care merupakan fokus dalam mata kuliah ini, termasuk hubungan terapeutik secara individu dan dalam konteks keluarga, penerapan terapi modalitas keperawatan dan asuhan keperawatan jiwa pada kelompok khusus. Pengalaman pembelajaran pada mata ajar ini berguna dalam memberikanpelayanan asuhan keperawatan jiwa yang terintegrasi dengan area keperawatan lainnya baik pada lingkup layanan insitusional maupun komunitas.